Sungai Deli
Karya : Hasan Al Bann
sepasang mata yang penat adalah engkau
deraimu selitak lenguh sapi
tak sudah diperah
tak tuntas diperas
engkau tahu, kampung medan kian memukau
pohon-pohon menyala
gedung-gedung menimang kilau
meski tubuh jalan menyandang banyak luka
deli, gericik yang parau
pusar segala risau
rambut panjang yang lalai disisir
ibu yang kerap dienyah-diusir
aku tahu, orang-orang menelurkan matahari
dari perut merkuri
sedang rahimmu cuma semayaman nyeri
semata laci bagi kesah dan dendam mimpi
deli
deli
puisi yang ditikam sepi berkali-kali
tapi tak mati-mati..